Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2016

Mengenal Istilah Microsoft Azure

1. Microsoft Azure
Halo teman-teman, pernahkah kalian mendengar istilah Windows Azure? Yups, Windows Azure atau yang biasa dikenal Microsoft Azure adalah sebuah teknologi milik Microsoft yang bergerak di bidang Cloud Computing dalam mengimplementasi IaaS dan PaaS. Bagi kalian yang belum mengetahui tentang Cloud Computing silakan baca artikel tentang Cloud Computing DISINI. Singkatnya, Microsoft Azure adalah kumpulan layanan terintegrasi yang terus berkembang – yang terdiri dari compute, storage, data, networking, dan aplikasi – keseluruhan layanan itu dapat membantu Anda bergerak lebih cepat, melakukan lebih banyak hal, dan menghemat uang.
  1. Compute : Merupakan bagian dari teknologi Windows Azure yang berguna dalam proses komputasi, baik secara foreground maupun background job (berjalan di belakang layar). Compute tools dari Windows Azure diantaranya adalah web role, worker role, dan virtual role.
  2. Storage : Merupakan bagian dari teknologi Windows Azure yang berguna dalam proses penyimpanan data. Terdapat dua jenis storage dalam Windows Azure, yang pertama adalah Azure Storage yang berguna untuk penyimpanan data yang berbentuk table, cloud, dan blob. Sementara itu, bentuk storage lainnya adalah SQL Azure yang merupakan versi SQL Server yang berjalan di cloud.
  3. Fabric : Merupakan bagian yang berguna sebagai “otak” dari teknologi ini. Proses ini diatur oleh Windows Azure Fabric Controller yang berguna dalam proses scheduling, resource allocation, dan management.
1. Gambaran Compute, Storage and Network

Kelebihan Microsoft Azure

    1. Azure adalah IaaS + PaaS
  • Azure adalah IaaS + PaaS : Azure adalah satu-satunya platform cloud yang dinobatkan oleh Gartner sebagai pemimpin industri, baik dalam hal Infrastructure-as-a-Service (IaaS) maupun Platform-as-a-Service (PaaS). Gabungan dari layanan yang dikelola dan tidak dikelola (managed dan unmanaged) ini memungkinkan Anda membangun, menyebarkan, dan mengelola berbagai aplikasi dengan mudah untuk mencapai produktifitas yang tidak tertandingi.

Solusi Hybrid
  • Solusi Hybrid : Penyedia layanan cloud lainnya seakan memaksa Anda memilih antara pusat data Anda sendiri dengan public cloud. Tidak demikian halnya dengan Azure. Solusi cloud hybrid dari Azure sudah terbukti mampu melayani kebutuhan enterprise. Oleh sebab itu dengan Azure Anda mendapatkansolusi yang terbaik sehingga Anda dapat mengembangkan pilihan IT Anda tanpa kompleksitas yang berarti. Dengan Azure, penyimpanan, backup, dan recovery data menjadi lebih efisien dan ekonomis. Anda juga dapat dengan lebih mudah membangun aplikasi yang dapat menjangkau on-premisedan cloud.

3. Terbuka dan Fleksibel
  • Terbuka dan Fleksibel : Azure mendukung semua jenis sistem pengoperasian, bahasa pemograman, berbagai piranti, dan framework – dari Windows hingga Linux, SQL Server hingga Oracle, C# hingga Java. Azure menyediakan ekosistem yang terbaik dari Windows dan Linux ke hadapan Anda, sehingga Anda dapat membangun aplikasi dan layanan terbaik yang dapat bekerja di semua perangkat.

4. Always Up, Always On
  • Always Up, Always On : Anda akan memiliki platform yang sama yang telah diuji untuk skala enterprise yang memampukan pengoperasian Skype, Office 365, Bing, dan Xbox dengan maksimal. Azure menawarkan 99.95% ketersediaan SLA, 24x7 dukungan teknis, serta proses monitoring terbaik sepanjang masa. Itulah sebabnya sampai saat ini lebih dari 57% perusahaan Fortune 500 mempercayakan layanan IT mereka kepada Azure. Mulai dari live streamingacara Olimpiade, hingga pertandingan game online dari berbagai pemain. Para pelanggan kami sudah melakukan berbagai hal yang luar biasa dengan Azure.

5. Ekonomis dan Terstruktur
  • Ekonomis dan Terstruktur : Azure dapat dengan cepat menyesuaikan layanannya untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, jadi Anda hanya akan membayar sesuai dengan penggunaan. Azure dapat dibayar per menit dan mempunyai komitmen harga yang bersaing dalam layanan infrastruktur populer seperti compute, storage dan bandwidth. Berarti Anda akan senantiasa mendapatkan harga terbaik untuk performa tak tertandingi.

6. Ada dimana-mana
  • Ada dimana-mana : Azure dijalankan di jaringan pusat data global yang dikelola oleh Microsoft di 19 wilayah di seluruh penjuru dunia. Hal ini memberikan Anda berbagai pilihan untuk menjalankan aplikasi dan memastikan pelanggan Anda selalu mencapai performa yang tinggi. Azure adalah penyedia layanan cloud multi-nasional pertama di daratan Cina dan tengah memperluas layanannya di berbagai wilayah di seluruh dunia.
    Keuntungan Azure Bagi Bisnis


    1. Azure memungkinkan penghematan
    1. AZURE MEMUNGKINKAN PENGHEMATAN : infrastruktur yang cepat dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Ketika bisnis Anda berfokus pada pencapaian profit, strategi yang digunakan adalah meningkatkan pendapatan dan menurunkan biaya operasional. Azure memiliki mekanisme Pay As You Go, dengan sistem billing per menit mampu membantu pengelolaan biaya. Fitur ini membantu Anda mengurangi modal awal investasi yang tinggi dan menggesernya menjadi biaya operasional. Azure tidak membebankan biaya pada pemasangan awal dan saat penghentian layanan.
    2. 2. Backup dan Recovery yang efisien
    3. BACKUP DAN RECOVERY YANG EFISIEN : Data sangatlah penting bagi sebuah organisasi. Backup dan recovery data merupakan tugas yang penting untuk mempertahankan keamanan data, akan tetapi tugas tersebut seringkali memiliki prosedur yang rumit. Layanan Backup oleh Microsoft Azure membantu melindungi data di server dari kehilangan dan kerusakan dengan solusi penggunaan yang mudah yang terukur, reliabel, dan didukung oleh penyimpanan cloud berskala enterprise. Solusi ini dapat meminimalisir investasi hardware, mengurangi penggunaan jaringan bandwidth yang membengkak, serta memberikan layanan perlindungan data yang hemat biaya. Layanan backup oleh Microsoft Azure juga dapat diintegrasikan dengan mudah di berbagai infrastruktur, mengurangi kerumitan dalam backup data dan tidak membutuhkan pelatihan penggunaan.

    Layanan Azure

    Layanan Azure

    Apa yang Bisa Dilakukan dengan Azure?

    Yang bisa dilakukan dengan Azure
    Sekian, penjelasan dari saya mengenai Microsoft Azure, nantikan artikel selanjutnya tentang Microsoft Azure lebih dalam lagi!

    Semoga Bermanfaat!

    Referensi :
    Artikel ini ditulis dan dilengkapi dengan sertifikat MVA "Keamanan di Dunia Berbasis Cloud"

    Mengenal Istilah Cloud Computing



    Halo teman-teman, pernah kah kalian mendengar istilah Cloud Computing? Yups, Cloud Computing atau dalam bahasa Indonesia nya "Komputasi Awan" adalah sebuah istilah dalam ilmu komputer yang berarti komputasi awan yang berbasis internet atau biasa dalam dunia IT dengan sebutan "The Cloud". Istilah lain dalam teknologi cloud computing yaitu Sebuah jaringan komputer yang saling berhubungan dengan komputer lain yang dapat dijalankan secara bersamaan. Cloud computing sebenarnya penerapannya terpaku pada satu server atau banyak yang telah disediakan yang layanannya berupa penyimpanan data di server. Banyak sekali istilah yang menjelaskan Cloud Computing, Wikipedia sendiri menjelaskan Cloud Computing seperti DISINI. Mungkin bagi orang awam, ketika baca penjelasan tersebut masih belum jelas. Untuk itu, saya akan coba menjelaskan-nya dengan bahasa yang lebih mudah dengan analogi dibawah ini.

    Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini sifat-nya ELASTIS dan (harus-nya) bisa dilakukan segera.

    Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita, bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan mereka.

    Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran Cloud Computing, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing) menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal bayar berdasarkan pemakaian. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (ELASTIS).

    Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:

    • Software as a Service (SaaS)
    • Platform as a Service (PaaS)
    • Infrastructure as a Service (IaaS)



    Dibawah ini kita bahas, masing-masing jenis layanan diatas:

    1. Gambar SaaS
    • Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain. Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud, dsb.

    2. Gambar PaaS
    • Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya. Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure, bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.

    3. Gambar IaaS
    • Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure, TelkomCloud, BizNetCloud, dsb. Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dsb dengan segera.
    Para investor sedang mencoba untuk mengeksplorasi adopsi teknologi cloud computing untuk dijadikan bisnis seperti Google dan Amazon yang sudah punya penawaran khusus pada teknologi cloud. Dan juga Microsoft dan IBM tidak mau kalah dalam hal ini, mereka juga sudah menginvestasikan jutaan dolar untuk hal ini.

    Bisa dipastikan ke depannya cloud computing ini akan menjadi sebuah trend, standar teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari layanan cloud.

    Kelebihan Cloud Computing

    1. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
    2. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
    3. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
    4. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
    5. Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.
    Kekurangan Cloud Computing

    Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.
    Artikel ini ditulis dan dilengkapi dengan sertifikat MVA "Keamanan di Dunia Berbasis Cloud"

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Powered by Blogger